Sadam90’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Jatuh cinta dengan ekonomi Islam

Entah kenapa akhir-akhir ini aku giat mencari artikel tentang ekonomi islam (ekis). Tapi hal itu memang beralasan karena beberapa minggu lagi atau beberapa hari lagi mungkin aku akan mewakili universitas untuk Olimpiade ekis di Semarang tepatnya di UNISULA. Ada sedikit rasa beban di hatiku, ya karena memang baru kali ini menurut diriku sendiri aku berprestasi. Walaupun prestasi ini baru aku dapat setelah kuliah tetapi mungkin inilah jalan yang diberikan Allah Azza wa Jalla kepadaku. Dengan sedikit rasa tidak percaya aku selalu mengingat-ingat piala kecil pertamaku yang aku dapat ketika SHECOMODA yaitu semacam penyaringan yang membuat aku menjadi wakil dari sebelas maret untuk mengikuti lomba di tingkat regional itu, kelakuanku yang kekanak-kanakan itu memang aku lakukan karena, ya memang tidak bisa dipungkiri bahwa piala kecil itu amat bernilai bagiku.

Dan aku juga sadar piala yang ada tulisannya winner itu semakin membuatku termotivasi untuk lebih mencintai ekonomi Islam. Walaupun pada dasarnya aku belum menguasai sepenuhnya tentang ekis, tapi suatu saat nanti aku akan berusaha lagi, dan yang lebih membuatku tidak percaya diri bahwa aku ini anak akuntansi bukan ekonomi pembangunan yang selalu diajari ekonomi makro, jadi mau nggak mau aku harus belajar konseptual dan analisis.

Kakak tingkatku juga selalu memotivasiku untik belajar, jangan sampai aku kecewa pada diriku sendiri bahkan mengecewakan universitas.Nah, kata-kata seperti itulah yang sepertinya selalu menjadi pengingaku tentang amanah ini.Aku akan selalu menganggap ini adalah suatu amanah agar dalam menjalaninya nanti aku penuh tanggung jawab.

Dengan amanah ini pula aku semakin ingin mendalami ekis yang ternyata kalau ditelusuri lebih lanjut bahwa inti dari bermu’amalah dalam bidang ekonomi itu ternyata tidak melupakan aspek Ketuhanan, Rabb kita jangan sampai kita kesampingkan dalam menjalankan kegiatan bisnis, dengan selalu mengharap ridhonya Insya Allah kegiatan bisnis kita akan sukses. Selain aspek ketuhanan dalam bermuamalah dlam bidang ekonomi ternyata juga tidak  saling mencari untung sendiri tanpa memerdulikan orang lain, yaitu jangan sampai kita menzalimi orang lain demi memperoleh keuntungan pribadi. Ekis juga mengajari kita untuk selalu memikirkan masa depan yaitu “apa yang kita miliki yaitu apa yang kita konsumsi ditambah apa yang kita infakkan” atau biasa disebut konsumsi intertemporal.

Dan semakin lama aku mempelajari masalah-masalah ekonomi ,ternyata inti dari permasalahannya yaitu ternyata banyak terjadi penyimpangan yang tidak sesuai dengan syariat, dan untuk itu Allah SWT tidak meridhoi keberlangsungan sistem liberal itu.Seperti yang telah kita ketahui bahwa keadaan pasar modal sangat fluktuatif, yang mengakibatkan banyak pemodal bersikap spekulatif dan dihinggapi rasa tidak tenang.

sudah saatnya kita bermuamalah dengan hati yang tenang,selalu mengharap ridhoNya dalam bertransaksi dan berinvestasi.

toward new indonesia economic with islamic system.

Desember 23, 2008 Ditulis oleh muhammad syukron | opini | | & Komentar