karakter memang penting
Beberapa hari yang lalu aku sempat ikutan audisi jadi penyiar radio mq fm solo,dan tidak disangka ternyata syarat untuk menjadi penyiar di stasion radio franchising itu yang paling utama adalah harus bisa membaca al qur’an. Sesi pertama sudah kujalani, kemudian ada sesi kedua yaitu cara menyampaikan berita seperti penyiar, sesi ke tiga yaitu membuat naskah untuk siaran. Setelah beberapa syarat di atas kujalani, akhirnya diumumkan kalau ternyata aku lolos seleksi bagian pertama tersebut dan alhamdulillah aku menjadi juara pertama untuk seleksi bagian pertama itu.
Tetapi masih ada seleksi bagian kedua yaitu bentuknya workshop, yang isinya tentang teori broadcasting dan praktiknya. Seleksi bagian kedua ini yang cukup menarik bagiku, karena selain di training oleh tim mq fm sendiri, juga dapat praktik langsung bagaimana caranya untuk menyampaikan berita dan caranya untuk membuka sebuah acara, yang ternyata tidak semudah yang kubayangkan karena ada peraturan-peraturan tertentu.
Seperti yang telah kita ketahui bahwa mq fm sebagai salah satu stasiun radio modern tidak mengedepankan aspek sekulernya,tetapi ada sebuah kode etik yang harus ada dalam setiap manajemennya, dan tentu saja mengacu pada perusahaan pusat management qolbu MQ rintisan AA Gym itu. Hal-hal yang sangat esensial dalam rangka untuk memproduksi produk mq fm tersebut, yaitu berkaitan dengan acara yang dibuat, sasaran pendengar, pendukung acara,rekruitmen SDM, dan juga mengacu pada kode etik jurnalistik.
aku sangat kagum dengan beberapa penyiar mq fm yang benar-benar profesional di bidangnya. Ketika acara seleksi dimulai sempat aku nervous karena ternya banyak mantan penyiar yang jadi peserta workshop, ya dan memang kegugupanku beralasan ,karena memang mereka yang tersaring di babak final, dan ada buktinya, suara mereka memang berkarakter, dalam hal ini memang mereka punya keunikan suara tersendiri. Mereka memang beda degan peserta lain termasuk aku, yaitu suara mereka terasa beda dan itulah yang membuat mereka terpilih
Di sini aku menitikberatkan pada karakter, bahwa memang semua orang itu telah dikaruniai Allah Azza Wa Jalla keunikan tersendiri,yang membedakan dengan makhluk lain,dan sangat tidak beralasan kalau kita selalu ikut-ikutan. Yaitu selalu mengikuti orang lain baik itu penampilan ataqupun gayanya, disini aku juga mengingatkan diriku sendiri untuk tidak ikut-ikutan dengan tidak berlasan, karena kesannya kalau kita ikut-ikutan tu kita adalah orang yang tidak kuat,tidak percaya diri bahkan kita tidak punya jalan hidup sendiri.Sekali lagi bahwa karakter kita adalah asset kita, mari kita gali dan kita berdayakan.
be your self
-
Arsip
- Juni 2009 (2)
- Januari 2009 (1)
- Desember 2008 (2)
- November 2008 (1)
- September 2008 (2)
- Agustus 2008 (3)
- Juli 2008 (2)
- Juni 2008 (2)
- Mei 2008 (11)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS