Di Luar Dugaan
Alhamdulillahirabbil’alamin, itulah yang sepantasnya orang ucapkan karena nikmat yang telah Allah berikan buat mereka. Begitu juga denganku yang abru saja mendapatkan nikmat dariNya berupa terkabulnya do’aku karena aku diterima SNMPTN, dan lebih membahagiakan lagi ternyata apa yang diberikan Allah itu melebihi dari apa yang aku harapkan. Ya, pasalnya selama ini aku berharap hanya diterima saja terserah di mana pun Allah akan memberikan yang terbaik buatku, ternyata aku diterima di pilihan pertama yaitu prodi Akuntansi yang menurutku prodi itu sangat sulit dimasuki orang seminder aku. Ya di sela-sela menunggu pengumuman itu aku hanya memikirkan pilihan keduaku yaitu Fak. Hukum, dan aku sempat mikir-mikir apa mungkin juga aku diterima di Hukum? Sebulan menunggu pengumuman itu memang membuatku berpikir-pikir dan bertanya-tanya.
Cerita pada saat hari pengumumannya itu juga cukup membuatku lelah. Pasalnya, pada hari H pengumuman, pagi-pagi sekali setelah shalat subuh di masjid, aku langsung di ajak masku menyusuri jalan raya untuk mencari koran yang ada pengumumannya, sebenarnya aku dan masku sangat tahu kalau pengumuman itu bisa dilihat di internet, tapi aku lebih memilih koran karena lebih bisa banyak tahu siapa aja yang diterima, juga karena aku mungkin khawatir kejadian pada awktu pengumuman UM UGM terualng lagi. Ketika itu aku melihat pengumuman UM UGM lewat internet dan ternyata hasilnya nihil. Kembali ke persoalan, tujuan pertama dari penyusuran jalan itu adalah Kaber eSPos, tetapi di sana tidak ada koran yang tersisa karena sudah dibawa loper-loper koran. Perjalanan berlanjut hingga kira-kira melewati perumahan yang tutup gerbang semuanya, hingga perjalanan kembali ke jalan raya sambil melengak-lengok kalau-kalau ada orang jualan koran. Setelah perjalanan belalu sekitar 20 menit, tiba-tiba di dekat solo square sedang ada orang yang berjualan koran, langsung saja kami membeli koran yang kami maksud, dan setelah tanya-tanya dengan pembeli akhirnya aku memutuskan untuk membeli koran Sindo, ya memang isinya lebih lengkap menurutku.
sesampainya di rumah aku tidak berani melihat isi koran itu sendirian, dan ternyata masku yang mencarikan nomerku, dan selang beberapa detik masku ternyata melihat ada nama dan nomer pesertaku di koran itu. Alhamdulillahirabbil’alamin aku langsung sujud syukur. tetapi aku belum tahu aku diterima di jurusan apa pada waktu itu, aku hanya mengira-ira saja karena yang tercantum di koran itu hanya kode prodi saja, lalu karena saking senangnya aku langsung tanya ayahku tentang kode jurusan itu, tidak lama kemudian ayah memberitahuku kalau kode itu adalah Fakultas Ekonomi Jurusan AKUNTANSI. Ada sedikit rasa tidak percaya dalam hatiku ketika melihat kenyataan ini, karena selama ini aku trauma menunggu pengumuman yang membuatku sedikit pesimis karena pengalaman pada um ugm beberapa waktu lalu.
Di satu sisi aku senang dan bersyukur karena snmptn ini harapanku satu-satunya untuk megantarkanku melanjutkan kuliah tahun ini. Ya kalau tidak diterima aku juga sudah merencanakan untuk les bimbel lagi, karena jujur aku tidak seperti teman-temanku yang menyabang mendaftar di tempat lain atau skul kedinasan. Di sisi lain aku juga sampai sekarang masih belum tahu teman satu ruang ujianku kok tidak ada namanya di koran itu, pun temanku yang NBnya selalu berperingkat atas terus di kelas juga tidak kelihatan namanya di koran itu. Ya, wallahu a’lam lah semoga mereka mendapat yang terbaik.
yang terakhir dengan semangat baru BISMILLAH,UNS i’m coming!
-
Arsip
- Juni 2009 (2)
- Januari 2009 (1)
- Desember 2008 (2)
- November 2008 (1)
- September 2008 (2)
- Agustus 2008 (3)
- Juli 2008 (2)
- Juni 2008 (2)
- Mei 2008 (11)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS