Sadam90’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Aku tertawa

Tadi pagi pukul 08.30 aku mendengarkan radio MQ FM Yogyakarta, tadinya aku hanya ingin mendengarkan senandung nasyid saja tetapi ternyata ada acara on air “suara anda”, nah hal yang dibahas itu mengenai Bantuan Khusus Mahasiswa (BKM). Aku menjadi tertarik untuk mendengarkannya, menarik juga ada yang pro ada juga yang kontra. Dari yang pro itu ada yang bilang bahwa hal itu penting untuk kelangsungan mahasiswa untuk belajar . Menurut mereka bahwa mahasiswa yang kurang mampu itu memang sangat membutuhkan bantuan seperti itu. Tapi aku tak sengaja tertawa ketika mendengar pernyataan yang kontra ada yang bilang bahwa bantuan itu hanya “uang tutup mulut” saja buat mahasiswa. Bagaimana tidak? karena bantuan yang bernilai 1/2 juta persemester itu keluar atau diumumkan setelah harga BBM naik. Betul juga sih, kelihatan sekali kalau uang tutup mulut itu keluar setelah mulut membuka, dan ternyata juga bersifat sementara hanya beberapa tahun. Ada juga yang beropini seperti ini “bahwa kami mahasiswa tidak akan menerima bantuan tersebut dan ingat sekali lagi bahwa mahasiswa tidak bermental pengemis” begitu. Jadi secara tidak langsung bantuan itu menghina kekritisan mahasiswa-mahasiswa itu. Sungguh tak terduga, ternyata tak sebegitu mudahnya menghentikan aksi-aksi mahasiswa tersebut. Sebagai calon pemimpin bangsa mereka memang harus bisa kritis dan mempertahankan idealisme mereka. Menurut Pak Bambang Sudibyo menteri pendidikan kita yang tercinta itu, “BKM bukan uang tutup mulut mahasiswa”. Tapi mau bagaimana lagi yang namanya mahasiswa tetap mahasiswa yang punya idealisme dan tidak bisa tergoyah dengan “angin-angin sejuk” dari arah manapun. Tapi ada juga lho yang menyatakan bahwa memang mahasiswa itu sebagai agen yang kebanyakan menentang kebijakan-kebijakan yang tidak memihak kepada pemerintah. Dan ada juga yang berpendapat, “Di era demokrasi perwujudan aspirasi rakyat dalam bentuk demonstrasi itu memang wajar karena Indonesia adalah negara demokrasi, tetapi ada kaidah-kaidah tertentu dalam berdeondtrasi yang sesuai dengan prosedur dantidak mengganggu kepentingan orang lain, karena negara kita juga negara hukum dan para demonstran juga harus taat pada hukum”. Berarti kasus penyerangan mahasiswa ke kampus mereka itu karena mereka kurang tertib dan melanggar hukum? Kalau begitu koruptor2 yang dibiarkan menghirup udara bebas di Indonesia itu juga termasuk penegakan hukum? Memang serba salah kaprah ya untuk mengonsep negara ini, dibutuhkan totalitas dan kejelian dalam mengambil kebijakan. Eh iya mahasiswa juga diajak kompromo lho oleh Jubir Presiden, tapi lagi-lagi itu jadi bahan yang membuatku tertawa, karena ada juga yang komentar, “kenapa jalan yang kbaik ini ditunjukkan setelah BBM naik?”. Yah begitulah obrolan publik yang membuat aku tertawa, buat kakak-kakak mahasiswa tetap jaga prinsip idealisme kalian dan tetap kritis aja, jangan jadi amhasiswa yang pesimis menghadapi masa depan. SEMANGAT!

Mei 30, 2008 Ditulis oleh muhammad syukron | opini | | 1 Komentar